Sabtu, 28 Mei 2016

No Magic, Only Basic

No Magic, Only Basic Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Tidak Ada Jalan Pintas Kemanapun Juga yang Pantas Dilalui. Tidak Ada Keajaiban, Kecuali Menjalankan Hal yang Mendasar.” ~ Andrew Ho

Era globalisasi ditandai dengan mobilitas yang sangat tinggi. Pola hidup masyarakat ikut terbawa arus harus serba cepat, contoh makanan cepat saji yang kian digemari dan populer. Kini juga marak bisnis pelayanan serba ada, di mana konsumen tak perlu ke lain tempat untuk mendapatkan berbagai jenis barang atau jasa. Pola demikian dianggap selain menghemat waktu dan tenaga, tetapi yang terpenting juga lebih efisien.

Tetapi pola serba cepat dan instan tersebut tak berlaku dalam membangun kesuksesan yang berjangka panjang. Kita patut menyangsikan promosi yang menjanjikan keuntungan berkali-kali lipat dalam hitungan hari. Karena kita harus mampu dan melaksanakan hal-hal yang mendasar dengan baik terlebih dulu, sebelum dapat menciptakan kesuksesan secara bertahap dalam kecepatan cukup tinggi. Berikut ini merupakan hal-hal mendasar yang mesti kita kuasai dan terapkan dari hari ke hari.

Mengenali diri sendiri merupakan langkah mendasar untuk meraih kesuksesan. Dengan mengenali diri sendiri kita akan dapat mengukur seberapa besar kekuatan yang kita miliki untuk menghadapi tanta
... baca selengkapnya di No Magic, Only Basic Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 22 Mei 2016

Dibutuhkan Segera! Peta Sukses

Dibutuhkan Segera! Peta Sukses Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Agus Prasetyo

Semua orang ingin sukses, sayangnya tiap orang mempunyai pengertian yang berbeda tentang sukses.

Saat menonton DVD yang berjudul Titi Tata, salah satu bagian menjelaskan bahwa sukses yang tampak dari luar akan mudah pudar. Akhirnya saya sadar bahwa pengertian sukses bersifat pribadi artinya bisa saja seseorang menganggap dirinya belum sukses padahal orang lain menganggap dia sudah sukses.

Namun demikian apapun definisi kita tentang sukses, dibutuhkan pedoman/peta agar dapat sukses. Cara yang umum ditempuh adalah menentukan tujuan hidup kita.

Dalam buku 7 Kebiasaan Hidup Yang Efektif, Stephen Covey mengilustrasikan tujuan hidup ini dengan pertanyaan kita mau dikenang sebagai apa saat kita meninggal.

Dalam tradisi Timur analogi yang mirip dengan hal itu adalah cerita tentang 4 orang istri seperti yang ditulis Bpk Handaka dalam buku Illuminata. Cerita singkatnya sebagai berikut: Pada jaman dahulu hidup pedagang yang sangat kaya dan memiliki 4 orang istri. Pedagang tersebut sangat mencintai istri ke-4 dan membanjirinya dengan berbagai fasilitas
... baca selengkapnya di Dibutuhkan Segera! Peta Sukses Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 17 Mei 2016

Yes ? No, Yo ? Nes

Yes ? No, Yo ? Nes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda sering ketemu atau dipojokkan dengan pertanyaan yang jawabannya tampak tak bisa lain kecuali YES or NO, YA atau TIDAK? Jangan mau dibodohi dan kemudian terjebak oleh formula pertanyaan konyol seperti itu. Telanjangi atau balikkan kekonyolannya.

Saya membaca buku Psychology in Prison karya David J. Cooke, Pemela J Baldwin & Jaqueline Howison, sebelum memutuskan untuk menerbitkan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Menyingkap Dunia Gelap Penjara (Gramedia Pustaka Utama, 2008). Buku ini penting sekali untuk memahami perilaku para narapidana dan bagaimana bisa berhubungan dengan mereka. Dan, sesungguhnya, bukan hanya membantu kita memahami narapidana, tetapi juga manusia pada umumnya. Kita akan bisa melihat dengan lebih transparan perilaku kekerasan dan gejolak jiwa maupun segala bentuk kekhawatiran yang mendasarinya.

Kelihatannya begitu spesifik sasaran buku ini, tapi sesungguhnya ini menyangkut kepentingan kita semua, dan akan bisa belajar banyak kita darinya, karena di sana disingkap seluk beluk perilaku kriminal ya
... baca selengkapnya di Yes ? No, Yo ? Nes Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 16 Mei 2016

Dance it’s my Life

Dance it’s my Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jauh hari ketika saya pertama kali menari di atas panggung saat kelas 2 SD lagu Buaya Darat Maia Estianti. Ajang antar RT yang diadakan saat Tujuh belasan, saat itu saya bersama teman-teman seRT saya menari dengan begitu lincah, ke kanan, ke kiri dan mellenggok lenggok. Saya tidak mengerti saat itu mengapa ibu saya semangat sekali saat saya akan tampil, bahkan untuk kostum dan lainnya ibuku menjahitnya langsung tanpa membeli. Setiap tahunnya terus seperti itu, hingga tahun terakhir sekitar tahun 2008 saat saya kelas 6 SD.

Kecintaan saya dengan tari semakin besar, sepertinya memang begitu. Yang mulanya saya hanya bisa menari Modern saja kini sudah merambah ke mana-mana. Ya, ColourGuard. Saya mulai menyukai tarian sambil membawa bendera yang biasa berada di Marching Band. Saya memulainya sekitar kelas 2 SMP hingga sekarang. Alhamdulilah saya bisa mengikuti Lomba tingkat Nasional dan di anugrahi Juara 1 se-Indonesia yang di adakan di Bogor. Kecintaan saya semakin besar sehingga bisa di percaya menjadi Asisten Pelatih di salah satu Unit besar di kota saya. Kini saya juga sedang mempelajari Tari Tradisional, saya bisa menarikan tari Merak, Bajidor Kahot (solo), tabur bunga dan sedang belajar tari topeng. Alhamdulilah.

Mungkin berawal dari suatu ejekan yang membuat saya semakin termotivasi untuk menari. Karena saya tidak memilikki badan yang bagus layaknya seorang penari.
“Mana
... baca selengkapnya di Dance it’s my Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 10 Mei 2016

Abdiku Untukmu, Ibu

Abdiku Untukmu, Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku terbangun di pagi itu dengan penuh kedamaian. Ku dengar kicau burung dan mentari menambah hangat sambutan pagi. Aku Silvia, umurku 17 tahun sekarang. Ibuku seorang single parent. Ya, ayahku sudah di panggil yang maha kuasa ketika umurku masih 4 tahun. Segera aku bangun dan menuju ke kamar mandi, setelah itu memakai baju seragam, dan keluar dari kamarku. Aku menengok ibu yang sedang menyiapkan dagangannya.
“Nak, sarapan dulu. Tuh makanannya udah Ibu siapin di atas meja,” kata Ibu.
“Iya, makasih ya bu,” jawabku sambil tersenyum.

Seselesainya aku sarapan, ku pakai sepatuku, kemudian pamit pada ibu.
“Bu, Silvi pergi dulu ya. Assalamu’alaikum,” aku pamit pada Ibu sambil mencium tangannya.
“Wa’alaikumsalam. Hati-hati di jalan ya nak,” kata Ibu. Kalimat itu selalu Ibu ucapkan sebelum aku pergi sekolah.

Hari itu aku tidak merasakan hal yang aneh. Semua sama seperti biasanya. Namun hal yang mengejutkan terjadi ketika aku pulang sekolah. Ibuku tidak ada di rumah, tetanggaku bilang beliau di bawa ke rumah sakit. Aku tertegun menganga tidak percaya. Beribu pertanyaan muncul di pikiranku. Tanpa berpikir panjang, aku langsung meluncur ke rumah sakit tempat Ibu dil
... baca selengkapnya di Abdiku Untukmu, Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 07 Mei 2016

Belajar Bersyukur

Belajar Bersyukur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Cerita pagi tadi yang saya bawakan pada talkshow AW Success Wisdom & Motivation di jaringan Radio Sonora adalah Mangkuk Berlubang. Cerita ini merupakan simbolisasi dari sifat manusia yang kepuasannya tak ada habisnya. Berapa pun banyaknya isi yang mau kita tuangkan ke dalamnya, tidak akan mampu membuat mangkuk itu penuh. Begitupun dengan kepuasan kita. Pernahkah kita merasa puas yang benar-benar puas atas segala apa yang kita peroleh? Dulu saat kita berjuang meraihnya, kita merasakan bahwa itu akan menjadi pencapaian tertinggi yang mungkin sulit kita capai lagi. Karena itu kita sangat termotivasi untuk meraihnya. Siang dijadikan malam, malam dijadikan siang. Kita bekerja keras, membanting tulang. Namun begitu kita berhasil meraihnya, ada kekosongan baru yang kita temukan. Kita merasa hal yang jauh lebih baik masih mampu kita raih. Kita pun memasang target baru yang lebih tinggi.

Ambisi meraih hasil yang lebih baik dan lebih baik lagi adalah hal yang wajar dalam hidup. Tidak ada yang salah. Malahan sebaiknya didorong untuk meraih hasil optimal. Sebab kita sendiri tidak akan pernah tahu sejauh mana prestasi terbaik yang mampu kita raih sepanjang hidup kita. Salah sa
... baca selengkapnya di Belajar Bersyukur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kasih Sayang Seorang Ibu

Kasih Sayang Seorang Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.

Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.

Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.

Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.

Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.

Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, ?Dari mana saja seharian ini??

Sebagai balasannya, kau jawab, ?Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!?

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di ma
... baca selengkapnya di Kasih Sayang Seorang Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 01 Mei 2016

Wiro Sableng #117 : Muka Tanah Liat

Wiro Sableng #117 : Muka Tanah Liat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

"LUHCINTA, MENGENAI PERISTIWA Dl TELAGA ITU. AKU BERSUMPAH AKU TIDAK PUNYA NIAT DENGAN SENGAJA HENDAK MENGINTIP KAU MANDI..." NAGA KUNING, SI SETAN NGOMPOL DAN BETINA BERCULA JADI SALING PANDANG MENDENGAR KATA-KATA SI PENOLONG BUDIMAN ITU. "TIDAK DISANGKA, JAHIL JUGA SI MUKA COMBERAN KERING INI!" KATA SETAN NGOMPOL KERAS-KERAS HINGGA SI PENOLONG BUDIMAN MENDENGAR. "KALAU SAJA DIA MENGINTIP DIRIKU TENTU AKU PERSILAKAN DENGAN DUA TANGAN DAN DUA PAHA TERBUKA!" KATA SI BETINA BERCULA LALU TERTAWA CEKIKIKAN. "RUPANYA DIA TAHU JUGA BETIS MULUS DAN JIDAT LICIN YANG ASLI! HIK... HIK... HIK!" "KAKIMU BERBULU, JIDATMU ATAS BAWAH BERAMBUT! SIAPA SUDI MENGINTIP MONYET JANTAN MANDI!" KATA NAGA KUNING YANG MEMBUAT BETINA BERCULA PELOTOTKAN MATA DAN HENDAK MEREMAS BAGIAN BAWAH PERUTNYA.



PENDEKAR 212 Wiro Sableng memandang seputar telaga lalu berpaling pada nenek muka kuning di sampingnya yang tegak setengah termenung dan unjukkan wajah muram.

"Nek
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #117 : Muka Tanah Liat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu